Apr 9, 2010

Silly Stupid Moment

Rabu 07.04.10,, hari yang cukup berSEJARAH bagi saya.
Saya bersama dengan si "manusia yang dulu gondrong" berencana pergi menonton pemutaran film bisu yang diiringi orkestra. Judulnya Tartuuf.



Ini ada secuplik review mengenai Tartuuf,
Dengan film drama 'Tartüff“, Friedrich Wilhelm Murnau, seorang sutradara Jerman yang paling terkenal di jaman film bisu, telah berhasil membuat film dalam film. Seorang pelayan merawat tuannya yang sudah tua hanya untuk mendapatkan hartanya setelah si tua itu meninggal. Supaya dia tak perlu berbagi warisan dengan keponakan si tua itu, dia pun memfitnah si keponakan. Tetapi si keponakan tidak menyerah begitu saja; dengan menyamar dia tampil sebagai tukang bioskop keliling dan berhasil diundang ke rumah kakek itu untuk menggelar film yang bercerita tentang tuan Tartüff yang licik, yang mencoba merampas harta dan istri Orgon, temannya. Dengan perbandingan ini si keponakan berhasil menyadarkan pamannya akan kelicikan si pembantu.

Musik film ini merupakan komposisi asli (1924) karya Giuseppe Becce, seorang komponis musik film asal Italia, diolah untuk orkestra oleh Pierre Oser.

Tartüff – Jerman 1925
Sutradara: Friedrich Wilhelm Murnau
Skenario: Carl Mayer (berdasarkan komedi karya Molière)
Kamera: Karl Freund
Musik original: Giuseppe Becce


Naaaahhhhh,,
jadi ceritanya mba Ijun punya invitation dua biji dari kantornya dan dengan keikhlasan hati, benda tersebut diserahkan kepada saya. Kemudian saya mengajak si orkestra-boy. Nekad tapi pasti, kira2 itulah motto saya saat itu. Hahahaha.
Blablabla, saya mengajak dia nonton film ini. Daaaann jawabannya sesuai dengan harapan. Hehe.

Ajakan itu kira-kira 2 minggu sebelum pemutaran film. Beberapa hari kemudian saya bertanya, "jadi gimana mo berangkat bareng atau enaknya aja deh". Dia cuma jawab simple "liat nanti aja ya". Haduhhh sumpah ya kadang (bahkan seringkali) lo menyebalkannnnn!! bete gue!! tapi ya ditahan2 ajalah. emang siapa gw? >_<

Sampai malam sebelum pemutaran film itu kita masih ngobrol. Dan akhirnya tukeran nomer secara resmi.haha (maksudnya?!?).

Rabu gw kuliah kesejahteraan anak sampe setengah lima. ternyata eh ternyata Prof Bandi sakit dan mba Chandra ada pelatihan, soooooo ga ada kuliah (sebel padahal gw udah begadangan ngerjain tugas!!!). Yoweslah saya mengerjakan PPKS yang nyaris tak ada progressnya.hiks T_T

Si orkesboy juga ada acara dulu, launching bukunya bang Eep di PSJ gitu. Gw sms-an lah, mau berangkat jam berapa, janjian dimana, dll. Akhirnya kita jalan jam 5 lewat. Wew kesorean kita bossss. nampaknya macet! dan bener ajaaaaaa. Kita naek kereta sampe tebet. Ini masih ok2 aja. Terus ganti naik angkot sampe casablanca. Di sinilah awal mula kebodohan kita!

Patokan ke Usmar Ismail adalah turun setelah terowongan Casablanca abis itu belok kanan. berhubung macet tak berujung, kita putuskan untuk jalan kaki sebelum masuk terowongan. Jalaaaannnnnnnn dan jalaaaannnnn terusssssssss. Loh kok lewat Ambasador. "ini bener kan ya?" berkali2 gw tanya. Iya kok. Tapi dia ga yakin juga. "loh kok ga nyampe2 ya?". Haha. Nahlooooo.

Gw udah mandi keringet, bahkan sempet berhenti di warung buat beli minuman. Sampe akhirnya gw bilang, "tanya aja deh sama ojeg".

DAN BENER AJA KITA SALAH JALAN.

Musti balik lagi ke tempat tadi kita turun angkot. OH MY GOSH!!
Depan ambasador gw nanya lagi ama tukang ojeg, "bang pasfes masih jauh ga?". Si abang jawab, "wah jauh neng, satu2nya jalan naek ojeg"

Kita pun pandang2an. Gimana nih? lanjut atau nyerah?
Dan jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, sedangkan acara mulai jam setengah 8.
Telah setengah jam boy!!
Menurut si anak orkes, biasanya toleransi 15 menit. Gw pikir juga kalo acara macem gitu sampe dateng telat ga enak juga.
Saya akhirnya memutuskan "ok, mending kita makan di ambas"
Dan dia pun mengiyakan.
HAHAHAHA..geblek kuadrat!!

Masuklah dua manusia lepek nan kucel ini ke mall yang berjudul 'Ambasador'. Muter2 ga karuan. Akhirnya kita nongkrong di Es Teler 77.
Makan sambil ngobrol2 santai.
MENYENANGKAN :)

Abis makan kita ke sudirman, dia naik trans jakarta dan gw naik 213. Dia nunggu gw sampe dapet bus. Dnn sialnya bus datang terlalu cepat :'(
Sebelum gw naik, gw ngasih something buat dia.
CD scoring music gilm GIE.
Hope u like it. Thanks ya. Meski lo suka seenak udel.
But i still care about you :)
*ceileeee



Continue reading Silly Stupid Moment

Mar 28, 2010

SEBUAH TANYA


Aku tak tahu mengapa, aku merasa agak melankoli malam ini.
Aku melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas Jakarta dengan warna-warna baru.
Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam suatu kombinasi wajah kemanusiaan.
Semuanya terasa mesra, tapi kosong....

Seolah-olah aku merasa diriku yang lepas.
Dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan.
Perasaan sayang yang amat kuat menguasaiku.
Aku ingin memberikan suatu rasa cinta kepada manusia....

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa.
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui.
Apakah kau masih selembut dahulu?
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap.
Sambil membenarkan letak leher kemejaku.

Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah Mandalawangi.
Kau dan aku tegak berdiri.
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram.
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin.

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu?
Ketika ku dekap kau dekaplah lebih mesra.
Lebih dekat. ....

Apakah kau masih akan berkata, “kudengar detak jantungmu”.
Kita begitu berbeda dalam semua,
kecuali dalam cinta.....

Hari pun menjadi malam.
Kulihat semuanya menjadi buram.
Wajah-wajah yang tak kita kenal berbicara dengan bahasa yang tidak kita mengerti.
Seperti kabut pagi itu...


-SOE HOK GIE
Selasa, 1 April 1969
Continue reading SEBUAH TANYA

Mar 22, 2010

[Repost] Jiffest Bersama-sama

[Repost From Friensdster Blog]


December 15th, 2006

Sepertinya sudah lama tak melakukan kegiatan tulis-menulis nih. Jadi pengen cerita dehhh.. Jadi kemarin saya sempat ke Jiffest rame-ramean. Hari Sabtu terpaksa cabut NF jam ke-tiga. (Padahal seneng. Hahaha). Dari situ langsung menuju ke rumah Ijeh di Bulog.

Sebenarnya janjian sama anak-anak jam 12 teng. Tapi sampe jam setengah satu mereka tak kunjung tiba! Yaaaa... akhirnya jam 2-an, saya bersama Mana, Ijeh, Kindi, dan Tejun keluar kompleks buat cari taxi. Daaaaannnnnn... ada kejadian yang tak terlupaka. *eng ing eng

Pas kita mau nyebrang jalan raya, ada sebuah sepeda kumbang yang dikendarai seorang bapak tua. Sepeda ini meluncur dengan derasnya. Nah, si Kindi mah udah nyelonong aja. Alhasil dia berjuang mati-matian melawan sepeda itu. Pokoknya posisinya konyol banget. Kayak pilem komedi. Semua pada ketawa tanpa diberi aba-aba :))))))

Setelah lemas karena kebanyakan ketawa akhirnya kita dapet juga taxi dan langsung menuju ke Plaza Indonesia. Kita nonton di studio EX, filmnya diputar jam 4 sore. Awalnya di booklet, film yang akan diputar judulnya Elements. Eh ternyata diganti jadi Leonard Cohen, dokumenter tentang penyanyi gitu. Yaudah kita masuk dan mencari posisi yang strategis. Film dimulai dan ga ada subtitlenya. Udah gitu jalan ceritanya ga jelas banget. Perlahan orang-orang mulai keluar dari bioskop. Ternyata  Manal, Ijeh, Tejun sempat ZZzzzZZzzzz juga. Dasaaarr!

Kita memutuskan untuk keluar dari bioskop juga padahal filmnya masih panjang. Terus malah jadi muter-muter keliling EX. Pulangnya mampir ke Sabang, makan nasi goreng. Setelah itu ber-busway-ria sampe rumah. Walaupun ga jelas tapi cukup seneng karena bisa seru-seruan bareng.

Hari Seninnya kita nonton lagi. Tapi karena duo arab ga bisa, saya pergi bersama dua musafir yang kembar tapi lain bapak-ibu, si Kindi dan Tejun. Kita langsung menuju ke arah Sarinah. Kali ini nontonnya di Djakarta Theatre XXI. Film yang diputer hari ini judulnya Laela Khaled, tentang cewek pembajak pesawat. Keren banget! Lanjut nonton film tentang operasi hidung orang-orang Iran.

Pulangnya kita sempat makan es kacang merah di belakang Sarinah. Wuenaaakkk bin murah. Cuma 2 rebu perak, man! Kenyangnya pol!


Abis jajan kita nyebrang ke EX. Rencananya mau nonton lagi film yang jam 7 malam. Yah ternyata ga keburu. Filmnya udah keburu mulai dan akhirnya kita malah nonton film yang jam 9 malam. Pas keluar udah jam setengah 11 aja. Untung tadi udah izin dulu, kalo ngga bisa diceramahin sehari semalem di rumah. Pas nyampe rumah juga udah pada molor. Jadi amannnnn :D

Pengen nonton lagi deh, acaranya tinggal 2 hari lagi. Semoga sempet yaaaa.
Sekian cerita perjalanan saya bersama orang-orang absurd tapi menyenangkan. Byeeeee...

Continue reading [Repost] Jiffest Bersama-sama

[Repost] Sedihhhhh!!

Halawwww,,
Masih pada inget kan dulu sempet ada sebuah jejaring sosial yang sangat mewabah, FS alias Friendster?

Add FS gw dong, isi testi dong, copas bulbo terus isi pertanyaan2 kocak. Barusan saja saya membuka account FS dan liat2 postingan blog. Jadi saya mau copas postingan2 yang sempat mengendap di FS kemari yaaa....

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sedihhhhh!!

March 5th, 2007 by domanx

Tanggal 24 Feb ga bakal gw lupa seumur hidup.
Sedih
Shock
Duka
Semuanya bercampur menjadi satu!
Gw masih ga bisa percaya.
Bokap yang paling gw sayang harus pergi untuk selama-lamanya.
Huffffgh!
Gw harus bisa menerima kenyataan pahit ini
Mau ga mau, siap ga siap, kita semua juga pasti akan kembali kepada-NYA.

Emang sih, udah 2 minggu belakangan ini ayah sakit. Tapi sakit biasa aja, batuk flu.
Ayah tipikal orang yang ga bisa diem, pasti ada aja yang dikerjain.
Hari itu ayah naik ke pohon rambutan. Mau petik rambutan buat cucu katanya.
Sebenarnya sih udah dilarang sama kakak-kakak tapi ayah tetap memaksa buat naik.
Ternyata dahan pohonnya agak licin dan pas mau turun ayah kepeleset. Ayah sempat mau pegangan ranting tapi rantingnya malah patah.
Akhirnya ayah jatuh dan kepalanya duluan menghantam lantai semen. Waktu jatuh, ayah sempat teriah "Subhanallah, Allahu Akbar, La illaha ilallah..."

Bunyinya kenceng banget dan darah langsung mengalir dari kepala, hidung, dan mulut ayah. Mama udah lemes dan ga kuat ngeliatnya. Kakak gw langsung bawa ayah ke RS Medika Permata Hijau tapi jalanan macet banget. Ga gerak sama sekali. Baru sampe lampu merah Pos Pengumben, ayah menghembuskan nafas terakhirnya dan ga bergerak lagi. Sampe di RS, dokter cuma memastikan bahwa ayah sudah meninggal dan membersihkan luka-lukanya.

Waktu kejadian berlangsung, gw lagi les NF. Pas nyampe deket rumah, ada tetangga yang kasih tau bahwa ayah jatuh dan dibawa ke RS. Ya ampunnn ayah kenapa? gw udah deg-degan tapi ga ada pikiran macem-macem. Niatnya mau nyusul ke RS tapi kakak gw telp dan bilang ga usah. Beresin rumah aja karena ayah udah ga ada. Sebentar lagi mereka pulang.

Ya Allaaahhhhh.... sedih banget! ga tau mau ngomong apa. Gw udah lemes dan cuma bisa nangis di ruang tamu. Ga bisa berhenti nangis! Sampe tetangga-tetangga mulai dateng dan tanya kenapa. Akhirnya mereka yang bantuin beresin rumah karena gw udah ga kuat lagi.

Ayah,,, maafin aku ya. Aku belum bisa bahagiain ayah. Aku banyak dosa sama ayah. Kadang suka ga mau denger kata-kata ayah. Terima kasih atas semua yang ayah kasih buat aku. Ayah kerja keras supaya bisa biayain aku sekolah. Sampe aku bisa lulus SMA dan lanjut kuliah di universitas negeri.

Pasti sekarang ayah sudah tenang di rumah yang baru. Semoga suatu saat nanti kita bisa hidup sama-sama lagi ya. I love you so much, Ayah.

Continue reading [Repost] Sedihhhhh!!

Mar 3, 2010

AN IRISH FRIENDSHIP WISH

In Wednesday morning, I've read one FB message.
It's from Bapak Aswin.





AN IRISH FRIENDSHIP WISH

May there always be work for your hands to do;
May your purse always hold a coin or two;
May the sun always shine on your windowpane;
May a rainbow be certain to follow each rain;
May the hand of a friend always be near you;
May God fill your heart with gladness to cheer you

What a beautiful wish, oom.
Thnx yaaaaaa :)
Continue reading AN IRISH FRIENDSHIP WISH