Showing posts with label For Your Info. Show all posts
Showing posts with label For Your Info. Show all posts

Nov 24, 2018

,

Berbagi Mengenai Perawatan Paliatif




Di dunia medis, saat ini kata paliatif sudah mulai banyak dikenal. Namun saat mendengar kata "paliatif", pasien atau kelurganya cenderung menganggap hal ini sebagai akhir dari segalanya. Pasien sudah tidak bisa mendapat perawatan apa-apa dan dokter menyerah. Apakah benar demikian?Sebenarnya apa sih paliatif itu? Seberapa pentingnya perawatan paliatif dan kapankah pasien bisa mendapatkan perawatan palliatif?

Di sini saya mau sedikit berbagi informasi yang saya dapatkan dari berbagai sumber, baik itu bahan bacaan maupun pelatihan yang saya ikuti. Sebelumnya, mari kita lihat video ilustrasi berikut:



Apakah sudah mulai terbayang, apa yang dimaksud dengan perawatan paliatif itu? 
Secara singkat perawatan paliatif adalah perawatan bagi pasien yang mengidap penyakit yang sulit untuk disembuhkan (contoh: kanker, stroke, jantung, dsb) dengan cara meringankan gejala atau memberikan kenyamanan pasien saat menjalani pengobatan. Tujuan dari perawatan paliatif adalah meningkatkan kualitas hidup pasien hingga meninggal dengan bermartabat. Perawatan ini bersifat holistik, mencakup sisi spiritual, emosional, psikologis, serta sosial. Oleh karena itu perawatan paliatif tidak bisa hanya dilakukan oleh dokter saja atau psikolog saja, tapi melibatkan kerjasama multidisiplin sesuai dengan kebutuhan pasien. 

Dulu istilah paliatif dikenal saat pasien mencapai stadium akhir atau sudah tidak bisa mendapat penanganan medis lagi. Tapi sebenarnya perawatan paliatif bisa diberikan sejak diagnosa awal diberikan oleh tim medis. Saat itu mungkin porsi paliatif lebih sedikit dari kuratif, misal 90% kuratif, 10% paliatif. Saat kondisi pasien semakin menurun dan tindakan pengobatan yang bisa dilakukan juga semakin sedikit, porsi paliatif akan semakin besar.

Mengapa perawatan paliatif penting?
Perawatan paliatif sudah diakui secara eksplisit sebagai hak asasi manusia secara internasional terhadap kesehatan, yakni hak asasi manusia untuk standart tertinggi kesehatan fisik dan mental. Komite PBB mengenai Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya juga menyatakan bahwa penting untuk menyediakan perhatian dan asuhan bagi pasien dengan penyakit kronis dan terminal, menghindarkan mereka dari rasa nyeri yang bisa dihindari dan mengupayakan agar dapat meninggal dengan bermartabat.

Perawatan paliatif diberikan secara aktif dan menyeluruh, yakni dengan memperhatikan beberapa aspek berikut:
1. Fokus pada kualitas hidup pasien dan keluarganya
2. Mengevaluasi dan meringankan beban pasien (secara fisik, psikologis, maupun sosial)
3. Meringankan dan mencegah gejalan yang mungkin timbul

Jadi tujuan dari perawatan paliatif di sini bukan berfokus pada penyembuhan penyakit tapi lebih ke upaya meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga. 

Sampai sini dulu perkenalan mengenai perawatan paliatif. Di lain waktu saya akan berbagi lagi mengenai informasi lain terkait perawatan paliatif. Semoga sedikit informasi ini bisa bermanfaat.


Love,





Continue reading Berbagi Mengenai Perawatan Paliatif

Nov 11, 2013

,

OCD (Ora Cocok Diet)


Setiap manusia pasti berkeinginan untuk mempunyai tubuh yang ideal, proporsional. Dan semakin banyak cara yang ditawarkan untuk mendapat tubuh ideal, cukup menggiurkan pastinya. Mulai dari cara tradisional hingga operasi yang membutuhkan biaya puluhan juta rupiah. Terkadang keinginan ini mengenyampingkan faktor kesehatan. Padahal sehat itulah yang terpenting. Untuk apa punya tubuh langsing dan tinggi semampai seperti model tapi sering sakit-sakitan?

Yang belakangan ini sedang menjadi sorotan adalah cara diet yang diciptakan oleh seorang public figure, Deddy Corbuzier. Mungkin semua pernah mendengar istilah OCD. Bukan, bukan nama penyakit kejiwaan, tapi Obsessive Corbuzier's Diet. Menurut Deddy, singkatnya OCD adalah puasa. Puasa yang dimaksud adalah membatasi waktu makan dengan makan apa saja, asalkan tidak ada asupan kalori yang masuk selama dalam masa puasa.

Cara kerja OCD adalah dengan meningkatkan Human Growth Hormone (HGH) dalam tubuh manusia. Deddy menjelaskan bahwa penelitian terbaru menegaskan tentang efek puasa pada hormon pertumbuhan manusia. Selama periode 18-24 jam puasa, hormon ini meningkat rata-rata 1.300 persen pada wanita, dan hampir 2.000 persen pada pria. Ini yang nantinya akan memperbaiki semua sistem tubuh kita.

Ekstrim memang. Kita diminta untuk puasa 18 bahkan 24 jam!! Ada beberapa orang yang menyatakan bahwa pola diet ini cocok dengan mereka dan berhasil menyusutkan berat badan dalam waktu relatif singkat. Tapi saya juga sempat membaca beberapa berita tentang orang-orang yang masuk RS setelah menerapkan pola OCD ini.

Beberapa jam lalu saya melihat postingan ini beredar di jejaring sosial. Sebuah penjelasan medis mengenai bahayanya OCD. Silakan disimak. Tapi intinya sih kembali lagi ke diri masing-masing. Kalau cocok ya monggo tapi kalo saya mah Ora Cocok Diet (maunya ngunyah terus). Hehehehehe. Semoga bermanfaat :)





Continue reading OCD (Ora Cocok Diet)

Jan 11, 2013

,

Lucid Dream?




Hai hai... sebelum tidur pengen nulis sesuatu dulu nih. Kali ini gw pengen nulis tentang Lucid Dream. Mungkin sebagian orang sudah pernah dengar tentang Lucid Dream. Tapi jujur, gw belum pernah dengar. Jadi ceritanya tadi gw buka twitter dan baca twit orang-orang satu per satu. Terus ada satu akun yg nulis "Lucid Dream". Hah? Apaan tuh? Karena penasaran maka saya bertanya langsung ke mbah gugel. Dan ternyata secara garis besar, Lucid Dream itu artinya kita bisa mengatur mimpi kita saat tidur. Itu semua ada tekniknya dan bisa kita pelajari. Coba kita bahas lebih lanjut ya....
Teknik-Teknik Induksi Lucid Dream
Pada umumnya teknik induksi ini dibagi secara 2 garis besar :
Wake Induce, adalah teknik masuk lucid dream dengan induksi kesadaran (wake).
Dream Induce, adalah teknik masuk lucid dream dengan induksi mimpi. (dream).
--------------------------------------
WAKE INDUCE
A. WILD (Wake Induced Lucid Dreams), adalah teknik yang dilakukan dengan 'kesadaran' orang tersebut untuk masuk ke fase lucid. Atau dengan kata lain kita tidak tidur dalam arti sebenarnya dan tetap terjaga hingga melewati fase REM (Rapid Eye Movement) dan Sleep Paralyze yang dimana akan langsung terhubung ke dunia lucid.
* Langkah-langkah :
1. Relaks, dan tanamkan secara tegas sebelum tidur bahwa 'saya akan melakukan lucid dreaming'.
2. Pejamkan mata, visualisasikan hal yang tidak membutuhkan imajinasi atau emosi tinggi (seperti gradasi warna, landscape, dll). Tetap usahakan diri anda agar tetap terjaga dan tidak terbawa untuk masuk ke deep sleep.
3. Nikmati segala fase yang dirasakan, entah itu getaran/tarikan/dll. Jangan pernah berontak ketika fase ini terjadi.
4. Anda akan segera masuk ke fase sleep
paralyze, hal terpenting adalah jangan memunculkan rasa takut anda sedikit pun disini. Ini fase dimana anda seolah terbangun, tetapi tidak dapat menggerakan anggota tubuh anda.
5. Tunggu beberapa saat. Tidak lama kemudian anda akan merasa terjatuh ke dalam lubang dan visualisasi anda akan blur/gelap.
6. Sekarang silahkan coba gerakkan anggota tubuh anda, berhasil bukan?
B. FILD (Finger Induced Lucid Dream), adalah teknik yang ditemukan oleh member DreamViews bernama hargarts. Teknik ini dilakukan dengan bantuan gerakan-gerakan jari yang akan membantu kita untuk masuk ke fase lucid.
* Langkah-langkah :
1. Set alarm sekitar 2-3 jam setelah anda tertidur, lalu bangun.
2. Cobalah relaks, pejamkan mata.
3. Sekarang gerakkan jari jemari anda (jari
telunjuk & tengah) keatas dan kebawah seolah anda sedang bermain piano. Lakukan dengan perlahan tanpa mengeluarkan energi berlebih.
4. Setelah sekitar 20-30 detik, lakukan reality check dengan cara nose plugging (menutup lubang hidung), jika anda bisa bernafas, berarti anda telah masuk ke dalam dunia lucid. Tapi jika anda gagal, cobalah tidur selama beberapa menit terlebih dahulu, lalu ulangi cara ini dari awal.
C. CILD (Chakra Induced Lucid Dream), adalah teknik yang menggunakan bantuan Third Eye Chakra untuk mencapai fase lucid dream. Posisi mata ketiga ada di antara kedua alis mata.
* Langkah-langkah :
1. Posisikan mata anda ke Third Eye, perhatikan baik-baik, tahan posisi mata anda dan pejamkan.
2. Setelah terpejam afirmasikan diri anda bahwa saya akan melakukan lucid dreaming, lalu visualisasikan diri anda sedang berada pada fase lucid.
3. Jika setelah kira-kira 3 menit anda belum juga tertidur, buka mata, kembalikan dalam posisi normal dan cobalah kembali tidur.
P.S : Teknik ini belum tentu cocok untuk semua orang, jika dirasa kurang nyaman dimohon untuk tidak dilakukan.
D. EILD (Electrical/External Induced Lucid
Dreams), adalah teknik yang menggunakan alat bantu eksternal untuk mencapai fase lucid dream. Contohnya seperti Googles Nova Dreamer, Vibrating Watch, Brainwaves, dan program/alat induksi lainnya.
DREAM INDUCE
A. DILD (Dream Induced Lucid Dreams), adalah teknik yang menggunakan 'kepekaan' diri terhadap mimpi untuk mencapai fase lucid dream. Atau dengan kata lain ketika anda sedang bermimpi, anda sadar ini adalah mimpi, dan dengan keinginan untuk lucid dream, anda akan masuk dan dapat melakukan dream bending.
* Langkah-langkah :
1. Niatkan diri untuk melakukan lucid dream, lalu lakukan tidur secara normal.
2. Selalu berpikir kritis dan logis. Sehingga ketika anda sedang bermimpi muncul suatu hal yang tidak rasional (seperti bertemu orang yang sudah meninggal/berbicara dengan makhluk lain), anda akan langsung tersadar dan berkata, "Ini mimpi!", lalu cobalah untuk menggerakan
anggota tubuh anda.
* Alternatif :
1. Biasakan melakukan Reality Check, karena RC adalah salah satu penyebab besar terjadinya lucid dream. Khususnya ketika bangun tidur atau ketika anda berada di tempat tidur, hal ini dilakukan agar meminimalisir terjadinya false awakening.
2. Membuat sign, umumnya berupa sebuah coretan huruf/kata di anggota tubuh (lengan) menggunakan pena/pisdol. Terus ingat selalu tanda tersebut, tanamkan kedalam memori anda bahwa "Jika saya bermimpi tanda ini akan selalu muncul". Jika komunikasi alam bawah sadar berhasil, niscaya anda akan dapat menemukan tanda itu ketika dalam mimpi.
B. DEILD (Dream Exit Induced Lucid Dreams),
adalah teknik yang menggunakan kesadaran diri pada fase REM untuk mencapai fase lucid dreaming.
* Langkah-langkah :
1. Niatkan diri untuk melakukan lucid dream, lalu lakukan tidur secara normal. (sebelumnya pastikan bagi yang ingin menggunakan teknik ini sudah memiliki dream recall yang cukup baik)
2. Teknik ini didasari pada fase REM, ketika anda bermimpi berarti anda berada pada salah satu perputaran fase REM. Jadi usahakan diri untuk terbangun ketika fase REM/mimpi itu selesai, tetapi jika dirasa sulit set alarm/Lucid Timer sekitar 3 - 4 jam setelah anda tidur. (usahakan menggunakan suara reminder/alarm yang soft [jangan lupa juga set alarm akan mati secara otomatis setelah 1 - 2 menit])
3. Ketika alarm soft ini berbunyi anda akan berada pada posisi 'antara bangun dan tidak'. Tetapi ingat, jangan melakukan gerakan apapun! Hal ini ditujukan agar tubuh masih bisa kembali ke fase REM dengan kesadaran, atau dengan kata lain masuk mimpi dengan sadar dan anda akan dapat melakukan lucid dream.
4. Niknmati semua fase yang dirasa, karena teknik ini umumnya juga melewati sleep paralyze tetapi dalam waktu yang lebih singkat. Teknik ini juga bisa kita sebut dengan 'Short WILD'.
C. MILD (Mnemonic Induced Lucid Dreams),
adalah teknik yang ditemukan oleh Dr. Stephen LeBerge. Teknik ini dilakukan dengan bantuan afirmasi dan mimpi yang sebelumnya telah terjadi.
* Langkah-langkah :
1. Niatkan diri untuk melakukan lucid dream, lalu lakukan tidur secara normal. (sebelumnya pastikan bagi yang ingin menggunakan teknik ini sudah memiliki dream recall yang cukup baik)
2. Sebelum tertidur, tanamkan kepercayaan kepada pikiran alam bawah sadar bahwa nanti ketika bermimpi anda akan lekas terbangun dan mengingat segala detail dan dream sign mimpi. (dapat juga dengan memasang alarm 4 - 4.5 jam setelah kita tidur)
3, Setelah terbangun, langsung catat mimpi yang tadi kalian alami di sebuah buku (Dream Journal), usahakan untuk melakukan dream recall dengan sebaik mungkin.
4. Cobalah untuk kembali tidur, visualisasikan mimpi tadi dengan detail, dan usahakan untuk masuk kembali dalam mimpi tersebut untuk 'melanjutkan' mimpi yang sudah kalian alami. Sebut secara konstan dalam hati: "Ketika nanti
saya bermimpi, saya akan sadar, dan saya akan melakukan lucid dreaming".
5. Ingat, selalu aware untuk segala dream sign dan melakukan reality check .
Welcome to the dream world!
*NOTE : Semua teknik induksi diatas dianjurkan dilakukan dengan menggunakan bantuan WBTB.
A.1. WBTB (Wake Back To Bed), dalam aplikasinya WBTB dapat dilakukan untuk
mengoptimalkan semua teknik-teknik lucid dreaming. Teknik ini mengaharuskan anda untuk tidur sebelumnya, dan setelah 3-4 Jam bangunlah sebentar, minum segelas air putih. Lalu lanjutkan tidur anda dengan menggunakan teknik induksi yang anda inginkan.
(Sumber: indonesianluciddreamers.blogspot.com)

Kalo kalian tertarik silakan mencoba.Tapi hati-hati yaaa.. Ciao!


Continue reading Lucid Dream?

Jan 3, 2011

,

all about Leukemia







Definisi tumor


Tumor merupakan sekelompok sel-sel abnormal yang terbentuk hasil proses pembelahan sel yang berlebihan dan tak terkoordinasi. Dalam bahasa medisnya, tumor dikenal sebagai Neoplasia. Neo berarti baru, plasia berarti pertumbuhan/pembelahan, jadi neoplasia mengacu pada pertumbuhan sel yang baru, yang berbeda dari pertumbuhan sel-sel di sekitarnya yang normal. Yang perlu diketahui, sel tubuh secara umum memiliki 2 tugas utama yaitu melaksanakan aktivitas fungsional nya serta berkembang biak dengan membelah diri. Namun pada sel tumor yang terjadi adalah hampir semua energi sel digunakan untuk aktivitas berkembang biak semata. Fungsi perkembangbiakan ini diatur oleh inti sel (nucleus), akibatnya pada sel tumor dijumpai inti sel yang membesar karena tuntutan kerja yang meningkat.
Tumor dibagi menjadi 2 golongan besar yaitu tumor jinak (benign) dan tumor ganas ( malignant) atau yang popular dengan sebutan kanker. Terdapat perbedaan sifat yang nyata diantara dua jenis tumor ini dan memang membedakannya merupakan tuntutan wajib bagi praktisi medis. Perbedaan utama di antara keduanya adalah bahwa tumor ganas lebih berbahaya dan fatal sesuai dengan kata ‘ganas’ itu sendiri.
Tumor jinak tumbuhnya lambat dan biasanya mempunyai simpai (kapsul), tidak tumbuh infiltratif, tidak merusak jaringan sekitarnya dan tidak menyebar pada tempat yang jauh. Tumor jinak pada umumnya dapat disembuhkan dengan sempurna kecuali yang mensekresi hormon atau ynag terletak pada tempat ynag sangat penting, misalnya di sumsum tulang belakang yang dapat menimbulkan paraplegia atau pada saraf otak yang menekan jaringan otak.
Tumor ganas (kanker) tumbuhnya relatif lebih cepat karena memang lebih aktif dan agresif, akibatnya jika di permukaan tubuh akan tampak tumor membesar dengan cepat dan seringkali di puncaknya disertai dengan luka atau pembusukan yang tidak kunjung sembuh. Luka menahun ini diakibatkan suplai nutrisi kepada sel-sel tumor tidak mampu mengimbangi lagi sel-sel tumor yang jumlah sangat cepat berlipat ganda, akibatnya sel-sel yang berada diujung tidak mendapat nutrisi dan mati. Tumor ganas tidak ada kapsul. Ini mudah menyebar ke otak, gusi, KGB, kulit, paru hati/limpa, sumsum tulang belakang, tulang, dan testis. Penanganan terhadap penyakit kanker dapat dilakukan melalui 3 cara, yakni tindakan operasi, kemoterapi, dan radioterapi
Terdapat beberapa jenis kanker yang bisa dijumpai pada anak, yakni:
a. Leukemia (kanker darah)
b. Kanker otak
c. Retinoblastoma (tumor mata)
d. Limfoma Maligna (kanker kelenjar getah bening)
e. Neuroblastoma (kanker saraf)
f. Rabdomiosarkoma (kanker kelenjar otot)
g. Osteosarkoma (kanker tulang)


Leukemia
'Leukemia' merupakan istilah dari bahasa Yunani. Istilah sebenarnya merupakan penggabungan dari dua kata, leukos dan heima. Sementara mantan berarti putih, yang terakhir menandakan darah dalam bahasa Yunani. Sejarah mencerminkan kali sekitar abad ke-4 atau 5 melimpahkan kredit untuk menemukan kanker pada Yunani.
Berabad-abad kemudian pada tahun 1845, John Hughes Benett di Edinburgh kanker darah diidentifikasi dikenal sebagai leukemia. Temuan-Nya segera diikuti oleh berbagai pengamatan dokter sehubungan dengan pertumbuhan abnormal sel-sel darah putih. Penyakit leukemia pada dasarnya ditandai oleh perbanyakan yang tidak terkendali yang abnormal sel-sel darah putih. klasifikasi lebih lanjut leukemia datang melalui di tahun 1913. Saat itu di tahun ini bahwa penyakit ini diidentifikasi dalam bentuk 4 perusahaan yaitu; leukemia limfositik kronis, leukemia myelogenous kronis, leukemia limfositik akut, dan erythroleukemia.
Pada masa itu, kemungkinan hidup dari seorang pasien leukemia yang sangat suram. Dekade tahun 1970-an dimulai dengan catatan keberhasilan dalam hal menguraikan obat untuk leukemia. Arsenik digunakan sebagai bentuk pertama pengobatan untuk leukemia. Rekomendasi penyembuhan ini berasal dari kitab Hindu. Walaupun sejarah menunjukkan bukti Hippocrates dan Yunani menggunakan obat ini, akhirnya pada tahun 1865 itu ditemukan efektif dalam mengobati leukemia di Jerman. Dengan berlalunya waktu, radiasi dan kemoterapi menjadi senjata ampuh melawan penyebaran leukemia.
Tonggak terbesar dalam pengobatan leukemia datang dengan penemuan DNA yang membuat sumsum tulang transfusi kemungkinan. Hari ini, transfusi sumsum tulang berdiri terpisah sebagai obat paling sukses untuk leukemia. Dengan kemajuan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengobatan penyakit ini, tingkat kelangsungan hidup telah meningkat drastis menjadi hampir 70 persen dalam beberapa dekade terakhir.

Asal Leukemia
Para ilmuwan telah mampu mengidentifikasi jejak kanker di tulang dinosaurus hidup 150 juta tahun yang lalu. Di sekitar abad ke-4 atau 5 SM, bangsa Yunani membuat penemuan perintis kanker, salah satu penyakit terburuk yang pernah menghantam umat manusia.
Sejarah juga menyoroti penemuan tulang rahang di Kenya Australopithecus atau Homo erectus oleh Louis Leakey pada tahun 1932. Hal ini diyakini menjadi tumor ganas mungkin limfoma Burkitt oleh George Stathopolous. Ini varian dari kanker rahang ditemukan untuk menjadi penyakit yang cukup sering terjadi di Afrika timur zaman modern.
Dunia datang untuk secara resmi mengakui penyakit leukemia pada tahun 1845. Ia selama tahun ini bahwa bentuk kanker dibawa ke cahaya oleh John Hughes Benett di Edinburgh. Pada abad yang sama, dokter Eropa juga mengamati pasien dengan tingkat tidak kompatibel leukosit. Kondisi ini menandakan disebut 'darah putih' 'Weisses blut' sebagai oleh mereka. 'Leukemia' Istilah diciptakan lama kemudian. Karena asalnya ke Yunani, istilah ini serikat darah yang menunjukkan makna 'heima' 'leukos' dua kata Yunani yang terpisah putih dan. Dengan penelitian lebih lanjut berbagai bentuk penyakit yang diuraikan pada tahun 1913. Varian ini diidentifikasi sebagai leukemia limfositik kronis, leukemia myelogenous kronis, leukemia limfositik akut, dan erythroleukemia.
Sebuah tengara dalam sejarah kanker didirikan oleh Hermann Muller pada dekade 1920-an. Dia mengidentifikasi bahwa terjadi mutasi dalam DNA sebagai akibat dari radiasi pengion, yang menyebabkan terjadinya kanker. Beberapa faktor resiko yang menyebabkan timbulnya kanker juga diakui selama abad 19 dan 20. Harapan pertama pengobatan leukemia datang melalui di tahun 1970, setelah itu tidak ada melihat ke belakang. Dalam beberapa dekade mendatang, ilmu kedokteran berkembang pesat di wilayah ini meningkatkan tingkat ketahanan hidup dari leukemia sekitar 70 persen.


Mendeteksi Leukemia
Proses mendeteksi adanya penyakit biasanya dimulai dengan mendekati pasien dokter setelah mengalami gejala yang berkaitan dengan gangguan tersebut. Hal yang sama berlaku untuk leukemia, suatu kondisi medis dimana sumsum tulang penuh dengan leukosit abnormal.
Namun, banyak waktu indikasi penyakit ini yang disorot dalam tes darah yang dilakukan untuk keperluan lain. Deteksi leukemia dimulai dengan pemeriksaan fisik pasien. Selama prosedur ini, dokter menganalisis sejarah keluarga dari layar individu dan juga untuk setiap gejala penyakit atau penyimpangan jelas lainnya. Tes darah mendasar dilakukan untuk mengevaluasi keberadaan leukemia disebut sebagai jumlah darah lengkap atau KBK. Tes darah ini membantu dalam menegaskan jumlah sel darah merah, leukosit, dan platelet, dan juga proyek-proyek tingkat hemoglobin darah.
Tes-tes lain yang terkait dengan darah yang dapat dilakukan untuk verifikasi lebih lanjut termasuk apusan darah tepi dan analisis cytogenic. Sementara mantan mengungkapkan terjadinya sel ledakan dan juga menggambarkan jenis dan jumlah leukosit, yang terakhir memberikan gambaran yang jelas dari setiap perubahan dalam kromosom limfosit. Pengaruh keganasan pada fungsi normal dari berbagai organ juga dapat dianalisis dengan beberapa tes darah lainnya. Selain tes darah, biopsi juga membantu dalam mendeteksi leukemia. Penyakit ini dapat diidentifikasi dengan melakukan prosedur aspirasi sumsum tulang di mana sumsum tulang diambil keluar untuk pengujian dari tulang pinggul atau payudara melalui jarum. Dokter juga mungkin akan meminta biopsi kelenjar getah bening untuk studi rinci tentang varian yang tepat dari penyakit. prosedur lain yang berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi leukemia termasuk pungsi lumbal atau tekan tulang belakang, X-ray, CT scan, MRI dan ultrasound.

Empat Jenis Leukemia
Leukemia diketahui mempengaruhi tubuh manusia dalam empat bentuk. Penyakit ini dapat secara luas bercabang menjadi varian akut dan kronis. leukemia akut meliputi 2 bentuk yang berbeda dari penyakit yaitu; leukemia limfositik akut dan leukemia myelogenous akut. Sementara mantan bentuk leukemia akut terjadi lebih sering pada anak-anak, yang terakhir diketahui secara umum lazim pada orang dewasa.
Selama terjadinya leukemia akut, sumsum tulang mulai memproduksi sel darah abnormal sehingga mengganggu kinerja normal dari sel-sel darah. Sel-sel ganas pada jenis leukemia ini berkembang sangat pesat dan panggilan untuk perawatan tepat waktu untuk bertahan hidup. Leukemia kronis juga bisa dibagi lagi menjadi 2 bentuk yang dikenal sebagai leukemia limfositik kronis dan leukemia myelogenous kronis. Dibandingkan dengan leukemia akut, kronis bentuk perkembangan penyakit yang sangat bertahap. Jenis leukemia biasanya butuh waktu bertahun-tahun untuk tumbuh, membuat kesempatan untuk bertahan hidup jauh lebih baik.
Ekstensif penelitian telah dilakukan selama bertahun-tahun untuk menganalisis sebenarnya penyebab kanker. Bahkan saat ini, penyebab pasti tetap tersembunyi. Namun, secara umum, terjadinya penyakit telah dikaitkan dengan mutasi somatik pada DNA yang pada gilirannya melepaskan diri gen supresi tumor dan mengganggu pelaksanaan normal kematian sel dan diferensiasi. Mutasi ini dapat berupa genetik asal atau mungkin akibat dari yang terkena radiasi atau penyebab kanker elemen. Mutasi dalam kasus leukemia telah ditugaskan untuk virus tertentu, radiasi pengion alami atau buatan, berbagai jenis bahan kimia dan menjadi genetik cenderung. kemoterapi Sejak paparan bahan kimia juga telah ditekankan pada sebagai penyebab leukemia tertular, orang yang telah menjalani sebagai pengobatan dari setiap varian kanker sangat kerentanan terhadap penyakit. Juga, orang dengan kondisi medis seperti sindrom Down dan sindrom probabilitas menampilkan myelodysplastic tinggi terkena leukemia.

Awal Gejala Dari Leukemia
Darah manusia terdiri dari 3 jenis sel, yaitu sel darah merah leukosit dan platelet. Sumsum tulang yang merupakan jaringan lunak di dalam tulang adalah tempat produksi sel-sel darah. Kondisi medis leukemia ditandai oleh penyebaran leukosit abnormal dalam sumsum tulang. Perkalian ini tak terkendali leukosit abnormal mengganggu fungsi normal dari sel-sel darah yang sehat.
Karena peran utama leukosit adalah untuk menjaga tubuh terhadap segala bentuk infeksi atau penyakit oleh produksi antibodi, dalam acara leukemia tubuh terkena sejumlah masalah kesehatan. Penyakit ini diketahui mempengaruhi orang dewasa dan anak-anak. Prognosis dari varian leukemia kronis jauh lebih mendorong dari bentuk akut.
Gejala leukemia bervariasi sesuai dengan jenis penyakit dan situsnya terjadinya. Dalam kasus leukemia akut, gejala muncul lebih cepat sementara mungkin diperlukan waktu berbulan-bulan untuk mengenali leukemia kronis. Beberapa indikasi umum dari leukemia yang dapat membantu dalam mengidentifikasi penyakit awal termasuk sakit kepala, kebingungan, penglihatan yang buruk, muntah, infeksi sering dan berulang, kelelahan, radang kelenjar getah bening di groin atau leher, nyeri sendi, demam yang tidak biasa, penurunan berat badan, berkeringat di malam hari, kehilangan nafsu makan, pembesaran limpa atau hati, kelembutan tulang dan masalah pernapasan. Indikasi penyakit pada anak-anak termasuk anemia, kelelahan, kulit pucat, pendarahan parah, mudah memar, ruam kulit, luka di sekitar mata dan peningkatan kerentanan terhadap infeksi. Pada leukemia kronis, leukosit abnormal terakumulasi dari waktu ke waktu dan akhirnya mempengaruhi ginjal, saluran pencernaan dan sistem saraf pusat negatif.

Gejala Leukemia Akut
Penyakit leukemia dimulai dalam sumsum tulang. Selama ini bentuk kanker, leukosit abnormal mulai mereplikasi dalam aliran darah dan sumsum tulang menaklukkan sel darah merah sehat, leukosit dan platelet. Dengan proliferasi sel-sel abnormal, penyakit ini secara bertahap menyerang bagian tubuh lainnya seperti hati dan limpa.
Lebih dari 30.600 orang Amerika menjadi mangsa leukemia setiap tahun, dari yang 50 persen dari kasus varian penyakit akut, yaitu leukemia akut lymphoblastic (ALL) atau leukemia akut myelogenous (AML). Bentuk akut leukemia menghasilkan leukosit belum menghasilkan secara berlebihan. Meskipun tidak dapat mencapai jatuh tempo, sel-sel ini berkembang biak dengan kecepatan yang sangat cepat. Akibatnya, harapan hidup berkurang menjadi hanya beberapa bulan.
Beberapa gejala umum dari bentuk akut leukemia termasuk anemia akibat penurunan jumlah sel darah merah, kelelahan, demam, rentan terhadap infeksi sebagai akibat dari akumulasi leukosit normal, pembekuan darah, perdarahan akut dan memar mudah karena tingkat rendah trombosit, nyeri tulang, perut bengkak dibawa oleh hati meradang atau limpa dan kelenjar getah bening meradang. Beberapa indikasi penyakit mungkin sewenang-wenang dan bisa menunjuk ke arah terjadinya penyakit lain juga. Anemia dan demam adalah dua gejala seperti yang dapat mencerminkan beberapa penyakit lain juga. Oleh karena itu, jika salah satu tersangka penyakit itu, akan bijaksana untuk mengambil bantuan medis sehingga untuk mengkonfirmasi sifat penyakit ini. Meskipun leukemia adalah hidup mengancam penyakit, prognosis dapat meningkatkan sedikit melalui pengobatan tepat waktu.


Penyebab Leukemia

Leukemia adalah penyakit yang ganas atau jenis kanker yang berasal dari sel-sel dari sumsum tulang. Leukemia ditandai oleh pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel sumsum berkembang. Pada dasarnya ada dua klasifikasi utama leukemia - myelogenous dan limfositik, yang dapat bersifat akut atau kronis.
Ada empat jenis utama terutama leukemia dan mereka myelogenous leukemia akut, leukemia myelogenous kronis, leukemia limfositik akut dan leukemia limfositik kronis. Di Amerika Serikat sekitar 2.000 anak-anak dan 27.000 orang dewasa yang didiagnosis dengan leukemia setiap tahun. Leukemia adalah lebih umum pada laki-laki dan anak laki-laki daripada perempuan dan anak.
Ada banyak penyebab untuk leukemia, beberapa dikenal dan tidak dikenal beberapa. Namun, paparan radiasi energi tinggi seperti ledakan atom selama Perang Dunia II dan intens paparan radiasi energi rendah dari medan elektromagnetik seperti kabel listrik dan selimut listrik telah dikaitkan dengan leukemia.
Penyebab lain dari leukemia dianggap genetik di alam. kondisi genetik tertentu membuat orang lebih rentan terhadap leukemia. Misalnya, anak dengan Down Syndrome lebih mungkin untuk mendapatkan leukemia dari umumnya anak yang sehat.
Bahkan terpapar bahan kimia beracun tertentu adalah faktor risiko untuk mengembangkan leukemia. Beberapa obat yang digunakan dalam kemoterapi juga meningkatkan risiko leukemia orang mendapatkan. Namun, risiko ini dianggap sangat kecil jika dibandingkan dengan manfaat dari kemoterapi.
Para ilmuwan masih mencoba untuk menentukan penyebab pasti leukemia. Jika mereka mengetahui, kita bisa berharap untuk menemukan terobosan dalam perawatan juga. Meskipun ada faktor-faktor risiko yang mempengaruhi orang untuk leukemia, kemungkinan penyebab leukemia masih tetap menjadi misteri besar bagi masyarakat ilmiah dan medis.

Gejala Leukemia Anak

Leukemia ditandai oleh perbanyakan leukosit abnormal dalam sumsum tulang. Sebagai konsekuensi dari perkembangan ini leukosit abnormal, fungsi sebenarnya dari leukosit normal dalam menjaga tubuh terhadap infeksi dan penyakit yang dirusak.
Selain itu, leukosit abnormal menempati jumlah besar ruang di sumsum tulang, sehingga mengganggu fungsi normal dari sel darah merah dan trombosit juga. Leukemia dikenal untuk mempengaruhi anak-anak dalam jumlah besar, dengan 80 persen dari kasus-kasus diidentifikasi sebagai leukemia limfositik akut dan 20 persen milik varian penyakit yang disebut myelogenous leukemia akut. Bentuk lain jarang didiagnosis leukemia pada anak-anak dikenal sebagai myelogenous leukemia kronis. Varian ini asal berutang kepada relokasi kromosom dalam tubuh.
leukemia limfositik akut atau semua juga disebut leukemia limfoid atau leukemia lymphoblastic dikenal sebagai salah satu bentuk yang paling sering umum dari penyakit pada anak-anak. Jenis leukemia menghasilkan gejala yang cepat dan pertumbuhan pada kecepatan yang sangat cepat. Di sisi lain, leukemia akut atau AML myelogenous juga disebut sebagai leukemia myeloid, myelocytic, myeloblastic atau granulocytic secara bertahap berkembang jauh dibandingkan dengan varian sebelumnya. Beberapa gejala umum dari kedua bentuk leukimia termasuk anemia karena penurunan jumlah sel darah merah, demam, kelelahan, mudah memar, pendarahan hebat, peningkatan kerentanan terhadap infeksi, perkembangan benjolan di dalam, perut leher groin, atau ketiak , nyeri pada persendian dan / atau tulang, kehilangan nafsu makan, sakit perut, konstan batuk, mengi dan masalah kulit yang disebut petechiae.


sumber: scumdoctor.com
Continue reading all about Leukemia

Dec 16, 2010

,

Buku Astrologi Bang Andra

Wahhhhhh bukunya Bang Andra udah terbit nihhhhh..
Ayo buruan serbu Gramedia. Harganya 75ribu, 400 halaman kumpilt..




Aries dan Gemini berpeluang mengalami keberuntungan dalam karier, Capricorn dan Pisces perlu berhati-hati dalam membina kerja sama bisnis serta hubungan, sementara Taurus makin bergairah mempelajari ilmu pengetahuan baru. Leo perlu memperhatikan kesehatan, sedangkan Libra dan Sagittarius perlu memperhatikan keuangan, serta Virgo perlu menjadikan tahun 2011 sebagai tahun menabung. Cancer perlu berhati-hati karena ada kemungkinan hubungan dengan orang dekat terganggu, sementara Scorpio bisa berbahagia karena akan mendapat jodoh. Sebaliknya, Aquarius makin asyik menyendiri dan bersikap misterius.

Itulah gambaran umum horoskop tahun 2011. Penasaran mengetahuinya lebih lanjut? Buku ini tidak hanya memberikan prediksi untuk satu tahun, tapi juga prediksi mendetail di bidang peruntungan, karier, kesehatan, dan asmara bulanan, mingguan, dan harian. Jangan hanya sekali membaca buku ini. Juga jangan meminjamkannya ke orang lain. Bila hanya membaca sekali, Anda pasti akan lupa. Bacalah setiap Senin karena periode horoskop yang digunakan dalam buku ini setiap minggu dimulai dari Senin sampai Minggu. Setiap awal bulan, lihatlah apa yang menjadi fokus kegiatan di bulan itu. Lalu, lihat rinciannya dalam horoskop untuk setiap minggu. Dengan begitu, Anda tahu apa yang perlu diperhatikan dan bisa membuat rencana dari hari ke hari.


For online order click (diskon 14%)
http://www.gramedia.com/buku_detail.asp?id=KLMP3313&jenis=2&kat




Continue reading Buku Astrologi Bang Andra

May 9, 2010

Info Biaya Kuliah

Biaya kuliah di UI adalah sesuai kemampuan penanggung biaya peserta didik dengan kisaran
Biaya Operasional Pendidikan:
100.000-5.000.000 untuk humaniora
100.000-7.500.000 untuk sains.

Uang Pangkal:
0-5.000.000 untuk FKM, FMIPA, FIK, dan FIB
0-10.000.000 untuk FISIP, FH, FE, FPsi
0-25.000.000 untuk FK, FKG, FT, Fasilkom

Dua tahun belakangan, bayak teman teman yang membayar penuh (5.000.000/ 7.500.000) karena tidak mengetahui adanya mekanisme pembayaran BOP Berkeadilan. Namun karena kurang baiknya informasi, banyak mahasiswa baru lalu, tidak mengajukan mekanisme ini.

untuk itu, jika ada teman, saudara, adik yang diterima di UI melalui SIMAK UI, dan diketahui tidak mampu membayar penuh uang pangkal dan BOP persemester, harap disarankan untuk mengajukan BOP Berkeadilan.

Informasi ada di web penerimaan. Ketika mahasiswa baru dinyatakan di terima, pilihan bayar yang harus di klik adalah BOP Berkeadilan.
setelah itu ada berkas-berkas yang perlu dikumpulkan untuk proses seleksi

beberapa berkas yg perlu disiapkan MULAI HARI INI:
a. Surat Keterangan Penghasilan Total/ Slip Gaji penanggung Biaya Pendidikan bagi yang
bekerja di sektor formal (instansi pemerintah atau swasta). Bagi penanggung biaya yang bekerja di sektor informal/ usaha sendiri wajib menyertakan surat keterangan penghasilan dari RT/RW yang diketahui oleh Lurah;
b. Nomor Pokok Wajib Pajak dan/atau keterangan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak
Penghasilan tahun terakhir;
c. Foto kopi rekening listrik (tempat tinggal penanggung biaya) 3 bulan terakhir;
d. Foto kopi rekening telepon (tempat tinggal penanggung biaya) 3 bulan terakhir;
e. Foto kopi rekening air (tempat tinggal penanggung biaya) 3 bulan terakhir;
f. Surat Pemberitahuan Pajak Bumi dan Bangunan milik dan atau tempat tinggal penanggung
biaya;
g. Foto kopi Kartu Keluarga dan foto kopi KTP orang tua/ wali yang masih berlaku;
h. Formulir data diri yang telah diisi oleh mahasiswa.

formulir BOP B dan informasi lainnya dapat diakses di
http://penerimaan.ui.ac.id/doc/2010/1/1/Form%20BOP%20UP%202010%20SIMAK.pdf
Continue reading Info Biaya Kuliah

May 8, 2010

BIAYA KULIAH DI UNIVERSITAS INDONESIA

temen2, adik, dan saudara2 sekalian. Saya mau share informasi dari Bhakti Eko Nugroho, Anggota MWA UI Unsur Mahasiswa. Semoga bisa membantu. Tengkiu :)





Assalamualaikum, teman teman sekalian,

Dengan segala hormat, kami memohon bantuan teman sekalian untuk menginformasikan bahwa biaya kuliah di UI adalah sesuai kemampuan penanggung biaya peserta didik dengan kisaran Rp. 100.000,00 hingga maksimal Rp. 5.000.000,00 (untuk rumpun sosial humaniora)/ Rp. 7.500.000,00 (untuk rumpun eksakta).

Juga terdapat mekanisme keringanan untuk membayar uang pangkal.

Dua tahun belakangan, bayak teman teman yang membayar penuh (5.000.000/ 7.500.000) karena tidak mengetahui adanya mekanisme pembayaran BOP Berkeadilan. Namun karena kurang baiknya informasi, banyak mahasiswa baru lalu, tidak mengajukan mekanisme ini.

untuk itu, jika ada teman, saudara, adik yang diterima di UI melalui SIMAK UI, dan diketahui tidak mampu membayar penuh uang pangkal dan BOP persemester, harap disarankan untuk mengajukan BOP Berkeadilan.

Informasi ada di web penerimaan. Ketika mahasiswa baru dinyatakan di terima, pilihan bayar yang harus di klik adalah BOP Berkeadilan.
setelah itu ada berkas-berkas yang perlu dikumpulkan untuk proses seleksi

beberapa berkas yg perlu disiapkan MULAI HARI INI:
a. Surat Keterangan Penghasilan Total/ Slip Gaji penanggung Biaya Pendidikan bagi yang
bekerja di sektor formal (instansi pemerintah atau swasta). Bagi penanggung biaya yang bekerja di sektor informal/ usaha sendiri wajib menyertakan surat keterangan penghasilan dari RT/RW yang diketahui oleh Lurah;
b. Nomor Pokok Wajib Pajak dan/atau keterangan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak
Penghasilan tahun terakhir;
c. Foto kopi rekening listrik (tempat tinggal penanggung biaya) 3 bulan terakhir;
d. Foto kopi rekening telepon (tempat tinggal penanggung biaya) 3 bulan terakhir;
e. Foto kopi rekening air (tempat tinggal penanggung biaya) 3 bulan terakhir;
f. Surat Pemberitahuan Pajak Bumi dan Bangunan milik dan atau tempat tinggal penanggung
biaya;
g. Foto kopi Kartu Keluarga dan foto kopi KTP orang tua/ wali yang masih berlaku;
h. Formulir data diri yang telah diisi oleh mahasiswa.

terimakasih untuk bantuannya.
Bhakti Eko Nugroho,
Mahasiswa FISIP UI Angkatan 2006, Anggota MWA UI Unsur Mahasiswa
0606095393/ hp: 085711342338
Continue reading BIAYA KULIAH DI UNIVERSITAS INDONESIA

Apr 13, 2010

Waspadai Kanker pada Anak

Kanker pada anak bukan lagi penyakit yang mengerikan. Bahkan, penyakit kanker darah yang banyak diderita anak-anak dan dulu bisa dikatakan vonis mati itu kini dapat diobati sehingga penderita bisa sembuh. Semakin dini kanker ditemukan, peluang anak untuk sembuh kian besar.

Harapan untuk sembuh dan tetap bertahan hidup itu pula yang menjadi semangat anak-anak penderita kanker dalam menjalani masa pengobatan yang menelan waktu berbulan-bulan, bahkan beberapa tahun. Dukungan orangtua dan orang-orang di sekitarnya sangat berarti bagi mereka.

Alfred (6), misalnya, telah menjalani pengobatan sejak divonis terkena leukemia pada September tahun lalu. Namun, pengobatan itu sempat terhenti ketika ia menderita luka di sekujur tubuh pasca-diterapi. "Saya tidak tega melihat anak saya kesakitan waktu dikemoterapi," kata Ny Jumaini Sinaga, ibu Alfred.

Menurut Ny Jumaini, kecurigaannya bahwa ada yang tidak beres dengan tubuh Alfred mulai muncul ketika melihat tubuh anaknya kurus, sering demam, batuk, dan berwajah pucat. Ketika diperiksa tim medis, akhirnya diketahui bahwa anaknya menderita leukemia. "Begitu tahu anak saya positif terkena leukemia, saya langsung nangis. Tapi katanya masih ada harapan untuk sembuh," tuturnya.

Sementara Alda (7), bocah manis asal Karawang, baru dua bulan lalu dinyatakan menderita kanker otak. Tanpa ada gejala klinis yang menonjol, tiba-tiba ia mengalami kelumpuhan pada bagian kanan tubuhnya dan lambat laun kian menurun kesadarannya hingga sulit berbicara. "Padahal, sebelumnya anak saya ini lincah," kata Ny Uun Susilawati, ibu Alda.

Perjuangan tanpa kenal lelah melawan kanker darah juga dilakukan Aryo, yang terkena penyakit itu saat baru menginjak usia enam tahun. Berkat dukungan orangtua dan kerabatnya, Aryo dapat melalui masa-masa pengobatan yang "menyeramkan" itu. Kini ia telah menginjak usia 22 tahun dan tengah menempuh studi di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Padahal, saat pertama kali ditemukan ada kanker darah dalam tubuhnya, ia divonis tidak berumur panjang. "Sulit menggambarkan bagaimana perasaan saya waktu itu saat mendengar anak saya dinyatakan terkena leukemia dan diramalkan tidak berumur panjang. Tapi, saya tidak mau menyerah," kata Kartika, ibu dari Aryo.

Semula, Aryo bertubuh subur. Namun, ketika menginjak usia enam tahun, berat badannya merosot secara drastis hingga 8 kilogram dalam waktu dua pekan lantaran tidak memiliki nafsu makan. Sekujur badannya kebiru-biruan seperti luka memar disertai demam, muncul bintik-bintik merah, kerap mimisan, dan luka berdarah pada bibir.

Untuk memastikan jenis penyakitnya, Aryo dirujuk ke Bagian Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Di rumah sakit itu, sumsum tulang belakangnya diambil. Ternyata trombositnya rendah, sedangkan sel darah putihberlebihan. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan, ia positif terjangkit leukemia dan harus menjalani pengobatan selama dua tahun.

Pada tiga bulan pertama, Aryo dikemoterapi dan diberi obat antikanker (stitostika) di RSCM. Setiap kali mendapat pengobatan, ia muntah, nyeri pada sendi, dan rambut rontok. Sel kanker pun menjalar hingga ke bagian otak. Harapan untuk sembuh kian tipis hingga tim medis angkat tangan lantaran keterbatasan fasilitas pengobatan waktu itu.

Kendati demikian, orangtua Aryo tak mau menyerah. Berdasarkan informasi sesama orangtua dari anak yang menderita kanker, Aryo dibawa berobat ke Belanda. Di Negeri Kincir Angin itu ia kembali menjalani kemoterapi dan diberi obat antikanker dosis tinggi untuk mempersingkat lama pengobatan. Berkat pengobatan yang intensif itu, ia akhirnya dapat sembuh.


=> ini pernah di muat di Harian Kompas, narasumbernya juga dr. Eddy
Continue reading Waspadai Kanker pada Anak
,

Leukemia pada Anak: Selalu Ada Harapan

Penanganannya memang tidak selalu sama pada setiap penderita, tapi semuanya untuk satu tujuan, yaitu sembuh



Ketika si kecil didiagnosis leukemia (kanker darah), jangan dulu kecil hati! Sekalipun kanker dianggap sebagai penyakit yang cukup serius, jangan lupa bahwa kanker yang dialami si kecil dapat disembuhkan, apalagi jika ditemukan pada tahap yang masih dini. Apa saja yang dilakukan dokter untuk mengenali dan mengatasinya?



Apa yang terjadi?

Dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, leukemia merupakan jenis kanker yang paling banyak dijumpai pada anak-anak. Sebagaimana sifat kanker pada umumnya, yaitu sel-sel bertumbuh secara liar di luar kontrol, demikian pula yang terjadi pada leukemia dimana yang yang tidak terkontrol adalah proliferasi dari sel darah putih (leukosit) yang belum matang.

Gambaran sumsum tulang biasanya akan menunjukkan jumlah sel-sel darah putih yang jahat (sel blast) yang meningkat, sementara jumlah sel-sel lainnya berkurang atau sedikit akibat proses pembuatannya yang tertekan oleh sel blast tersebut. Jika keadaan pabriknya saja sudah demikian, sudah dapat diduga bagaimana keadaannya di luar pabrik, yang dapat terlihat dari hasil pemeriksaan darah tepi. Kadar hemoglobin, leukosit, dan trombosit umumnya rendah dibanding nilai normalnya. Akibatnya, anak yang menderita leukemia biasanya akan menunjukkan gejala yang merupakan cerminan dari rendahnya 3 komponen darah tersebut. Penyebab leukemia pada anak sampai saat ini belum diketahui dengan pasti, namun faktor genetik diduga mempunya andil terhadap terjadinya kanker darah ini.



Mengenali gejalanya

Terdapat beberapa gejala berikut ini yang perlu dicermati oleh orangtua agar anak-anak yang mengalami gejala-gejala tersebut dapat segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Beberapa gejala itu, antara lain:



· Lemah, pucat, mudah lelah, serta denyut jantung yang meningkat. Keadaan ini terjadi karena jumlah sel darah merah yang berkurang akibat terdesak oleh sel-sel darah putih yang jahat.

· Sering demam dan mengalami infeksi. Keadaan ini disebabkan oleh karena berkurangnya jumlah sel darah putih yang baik yang bertugas sebagai “tentara” untuk melawan organisme-organisme penyebab penyakit.

· Tampak biru-biru di beberapa bagian tubuh, bintik-bintik merah, mimisan, serta gusi berdarah. Keadaan ini terjadi karena berkurangnya jumlah trombosit.

· Merasakan nyeri-nyeri pada tulang. Keadaan ini terjadi akibat sudah menyebarnya sel-sel blast ke dalam tulang.

· Pembesaran hati, limpa, dan kelenjar limfe. Keadaan ini juga terjadi akibat sudah menyebarnya sel-sel blast ke dalam organ-organ tersebut di atas.



Gejala-gejala yang timbul antara satu anak penderita leukemia dengan yang lainnya tidak selalu sama dan tidak selalu gejala-gejala tersebut timbul semuanya secara bersamaan. Oleh karena itu, jika kulit anak Anda tampak biru-biru di sana-sini yang bukan terjadi akibat terbentur sesuatu, atau ia mengeluh sakit yang tidak jelas dan jalannya terpincang-pincang, sering mimisan dan gusinya juga sering berdarah, segera periksakan anak Anda ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap tubuh si kecil dan menganjurkan beberapa pemeriksaan yang diharapkan dapat mendukung hasil pemeriksaan sebelumnya.



Aneka pemeriksaan

Seperti telah diterangkan sebelumnya di atas, bahwa setelah dokter melakukan pemeriksaan terhadap tubuh si kecil dan dijumpai gejala-gejala yang mengarahkan diagnosis kearah leukemia, maka pemeriksaan selanjutnya yang dianjurkan adalah pemeriksaan darah tepi. Lokasi pengambilan darah biasanya di tangan. Dugaan ke arah leukemia akan semakin kuat bila hasil pemeriksaannya menunjukkan kadar hemoglobin, leukosit, dan trombosit yang umumnya rendah.

Guna memastikannya, selanjutnya dokter akan menganjurkan agar si kecil dilakukan pemeriksaan aspirasi sumsum tulang atau BMP (Bone Marrow Puncture) untuk melihat langsung ke dalam pabrik. Pemeriksaan ini, pada anak di atas 2 tahun, dilakukan pada daerah di sekitar tonjolan tulang yang letaknya beberapa sentimeter dari tulang ekor. Agar anak tidak merasa sakit selama prosedur berlangsung, dokter akan mengawalinya dengan memberikan suntikan bius lokal. Melalui pemeriksaan inilah si kecil dapat ditentukan apakah ia benar menderita leukemia atau tidak. Jika sudah dipastikan bahwa memang si kecil menderita leukemia, tahap berikutnya tentunya adalah pengobatan.





Mengatasi leukemia

Dalam penanganan kanker, ada 3 modalitas yang digunakan, yaitu kemoterapi, radiasi, dan operasi. Pada leukemia, modalitas yang digunakan adalah kemoterapi yang memakan waktu lebih kurang 2 tahun. Diawali dengan fase induksi, suatu fase yang sangat intensif, guna menggempur atau menghancurkan sel-sel blast yang ada. Sukses atau tidaknya penggempuran dapat diketahui melalui pemeriksaan aspirasi sumsum tulang yang kedua, yang dilakukan pada akhir fase induksi. Penggempuran dinyatakan sukses bila jumlah sel blast dinyatakan berkurang sampai batas normal yang ditentukan. Keadaan ini disebut juga sebagai remisi. Setelah remisi tercapai, baru masuk ke fase berikutnya, yaitu fase profilaksis susunan saraf pusat. Fase ini bertujuan untuk mengejar sel-sel blast yang mungkin lari ke otak. Pengejaran dapat dilakukan melalui pemberian obat kemoterapi atau radiasi. Setelah semua prosedur pada fase ini selesai, baru masuk ke fase berikutnya, yaitu fase pemeliharaan. Berbeda dengan 2 fase sebelumnya, fase ini si kecil tidak diharuskan untuk menginap di rumah sakit lagi. Untuk obat-obat yang diberikan secara infus atau melalui ruang yang terletak di antara 2 ruas tulang belakang bagian bawah (intratekal), si kecil cukup masuk ke ruang rawat sehari atau singkat. Lagi pula, selain obat-obat tersebut di atas, obat-obat lainnya adalah obat yang pemberiannya cukup diminum saja. Fase ini berlangsung hingga masa 2 tahun itu tercapai.

Obat-obat kemoterapi, kalau boleh dibilang, adalah obat yang ”bodoh”. Maksudnya ”bodoh” adalah obat-obat ini tidak bisa hanya menyerang sel-sel kanker saja, semua sel yang baik dan aktif juga diserangnya. Hal ini bisa terlihat dari hasil pemeriksaan darah tepi yang dilakukan setelah pelaksanaan kemoterapi. Sebagai contoh, misalnya kadar leukosit yang tadinya normal, setelah kemoterapi bisa berubah menjadi rendah bahkan sampai ”tentara-tentara” tubuh ini mencapai jumlah yang tidak memungkinkan untuk melakukan penyerangan bila musuh datang. Keadaan ini dapat menyebabkan proses kemoterapi ditunda sampai jumlah leukosit mencapai kadar yang aman untuk kemoterapi dapat dilanjutkan kembali. Bila kemoterapi tetap dilakukan, ada kemungkinan besar si kecil akan mengalami infeksi yang berat mengingat tingkat infeksi di negara kita yang masih tinggi. Untuk mengantisipasinya, dokter biasanya akan melakukan pemantauan melalui pemeriksaan darah tepi. Oleh karena itu, orangtua diharap tidak bingung dan bertanya-tanya kenapa anaknya diambil darahnya bolak-balik. Rambut yang rontok setelah pemberian obat kemoterapi tertentu juga merupakan hasil dari ”kebodohan” obat kemoterapi tersebut. Orangtua tidak perlu takut anaknya menjadi botak setelah dikemoterapi karena botaknya ini bersifat reversibel, maksudnya jika obat kemoterapi bersangkutan dihentikan rambut akan tumbuh kembali.

Obat-obat kemoterapi juga mempunyai efek samping terhadap organ-organ, seperti hati dan ginjal. Jika suatu saat terjadi gangguan pada fungsi organ-organ tersebut, dokter akan mengurangi dosis atau bahkan menunda pemberian kemoterapi.

Melihat proses pemberian kemoterapi di atas, orangtua diharapkan dapat mempersiapkan si kecil maupun dirinya sendiri untuk dapat terbiasa dengan proses dan cara pelaksanaannya. Selain itu, agar proses kemoterapi dapat berjalan dengan lancar, diperlukan juga upaya dari keluarga agar kondisi si kecil bisa selalu dalam keadaan fit. Biasakan untuk memperhatikan kebersihan, apakah itu kebersihan tubuh si kecil, makanannya, lingkungan di sekitarnya, dan lain-lain. Minta bantuan kepada keluarga yang hendak menjenguk agar tidak datang secara beramai-ramai dalam waktu yang bersamaan, kemudian masuk ke dalam ruangan dimana si kecil di rawat. Ketidaktaatan keluarga terhadap aturan-aturan tersebut di atas akan berdampak penundaan pemberian kemoterapi. Pemberian kemoterapi yang seharusnya sesuai jadwal dilakukan hari ini misalnya, dapat ditunda sampai entah kapan sampai kondisi si kecil cukup fit untuk dapat dilakukan kemoterapi kembali. Jika hendak mengkonsumsi makanan atau obat-obatan di luar obat-obat kemoterapi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter perihal si kecil yang menderita leukemia. Hubungan kerja sama yang baik antara orangtua dan dokter diharapkan dapat membuahkan hasil yang diharapkan, yaitu si kecil dapat terbebas dari leukemia.



=>> ini tulisan boss saya di Bangsal Anak RS. Dharmais, dr.Eddy Setiawan Tehuteru,SpA
Continue reading Leukemia pada Anak: Selalu Ada Harapan

Jul 10, 2009

,

Insomnia


As usual.. gw ga bisa tidur di bawah jam 12 malam. Hmm..apa karena kebiasaan ngerjain tugas malem2 bahkan sampe ga tidur? sekarang lagi musim liburan. No assignment, no test, just holiday.....tapi teteup aja begadangan.
Apakah gw udah mengidap insomnia yaa??
mari kita googling untuk lebih tau all about insomnia.....

Insomnia adalah salah satu fenomena umum dalam gangguan pola tidur. Jangka panjang dapat menyebabkan menderita gejala somatic dan perkembangan penyakit. Ia bahkan dapat menimbulkan penyakit mental dengan dimensi (www.ncbi.nlm.nih.gov).
Tidur adalah bagian dari ritme biologis tubuh untuk mengembalikan stamina. Kebutuhan tidur bervariasi pada masing-masing orang, umumnya 6-8 jam per hari. Agar tetap sehat, yang perlu diperhatikan adalah kualitas tidur (www.depkes.go.id).
Insomnia adalah kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur yang bisa bersifat sementara atau persisten (Kaplan & Sadock, 1997).

Insomnia adalah ketidakmampuan untuk tidur, tetap tidur, atau merasa segar dengan tidur. Akut dan sementara selama periode stres, insomnia dapat menjadi kronis, konstan menyebabkan kelelahan, kegelisahan ekstrim sebagai pendekatan sensasi, dan gangguan kejiwaan (www.wrongdiagnosis.com).

PENYEBAB

1. karena kondisi medis : tiap kondisi yang menyakitkan atau tidak menyenangkan,sindroma apnea tidur, restless leggs syndrome,faktor diet, parasomnia, efek zat langsung (drugs/alcohol), efek putus zat, penyakit endokrin/metabolik, penyakit infeksi, neoplastic, nyeri/ketidaknyamanan,lesi batang otak/hipotalamus, akibat penuaan.
2. sekunder karena kondisi psikiatri
kecemasan, ketegangan otot-otot, perubahan lingkungan, gangguan tidur irama sirkadian, depresi primer, stress pascatraumatik, skizofrenia (Kaplan & Sadock, 1997).
Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders-IV (DSM-IV), menunjukkan beberapa gejala dimana seseorang dapat didiagnosis sedang menderita insomnia karena faktor psikologis, yaitu:

1. Kesulitan untuk memulai, mempertahankan tidur, dan tidak dapat memperbaiki tidur selama sekurangnya satu bulan merupakan keluahan yang paling banyak terjadi.
2. Insomnia ini menyebabkan penderita menjadi stres sehingga dapat mengganggu fungsi sosial,pekerjaan atau area fungsi penting yang lain.
3. Insomnia karena faktor psikologis ini bukan termasuk narkolepsi, gangguan tidur yang berhubungan dengan pernafasan, gangguan ritme sirkadian atau parasomnia.
4. Insomnia karena faktor psikologis tidak terjadi karena gangguan mental lain seperti gangguan depresi, delirium.
5. Insomnia karena faktor psikologis tidak terjadi karena efek fisiologis yang langsung dari suatu zat seperti penyalahgunaan obat atau kondisi medis yang umum.
Dengan adanya gejela-gejala yang disebutkan oleh Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders-IV (DSM-IV), maka insomnia karena faktor psikologis dapat mengganggu berbagai fungsi sosial. (www.e-psikologi.com).

SIKLUS INSOMNIA KRONIS
Jika seseorang mengalami insomnia sementara karena faktor psikologis (mengalami kesulitan tidur dengan nyenyak selama kurang lebih satu malam dan kurang dari empat minggu) tetapi tidak dapat beradaptasi dengan penyebab insomnia (tidak mampu mengelola stres tersebut secara sehat) maka akan mengakibatkan seseorang mengalami insomnia jangka pendek (kesulitan tidur nyenyak selama empat minggu hingga enam bulan). Jika insomnia jangka pendek ini tetap tidak dapat diatasi oleh si penderita maka akan mengakibatkan insomnia kronis. Jika terjadi insomnia kronis maka akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk penyembuhannya (www.e-psikologi.com).
Keadaan jaga atau bangun sangat dipengaruhi oleh sistim ARAS (Ascending Reticulary Activity System). Bila aktifitas ARAS ini meningkat orang tersebut dalam keadaan terjaga. Aktifitas ARAS menurun, orang tersebut akan dalam keadaan tidur. Aktifitas ARAS ini sangat dipengaruhi oleh aktifitas neurotransmiter seperti sistem serotoninergik, noradrenergik, kholonergik, histaminergik.
• Sistem serotonergik
Hasil serotonergik sangat dipengaruhi oleh hasil metabolisma asam amino trypthopan. Dengan bertambahnya jumlah tryptopan, maka jumlah serotonin yang terbentuk juga meningkat akan menyebabkan keadaan mengantuk/tidur. Bila serotonin dari tryptopan terhambat pembentukannya, maka terjadikeadaan tidak bisa tidur/jaga. Menurut beberapa peneliti lokasi yang terbanyak sistem serotogenik ini terletak pada nukleus raphe dorsalis di batang otak, yang mana terdapat hubungan aktifitas serotonis dinukleus raphe dorsalis dengan tidur REM.
• Sistem Adrenergik
Neuron-neuron yang terbanyak mengandung norepineprin terletak di badan sel nukleus cereleus di batang otak. Kerusakan sel neuron pada lokus cereleus sangat mempengaruhi penurunan atau hilangnya REM tidur. Obat-obatan yang mempengaruhi peningkatan aktifitas neuron noradrenergic akan menyebabkan penurunan yang jelas pada tidur REM dan peningkatan keadaan jaga.
• Sistem Kholinergik
Sitaram et al (1976) membuktikan dengan pemberian prostigimin intra vena dapat mempengaruhi episode tidur REM. Stimulasi jalur kholihergik ini, mengakibatkan aktifitas gambaran EEG seperti dalam keadaan jaga. Gangguan aktifitas kholinergik sentral yang berhubungan dengan perubahan tidur ini terlihat pada orang depresi, sehingga terjadi pemendekan latensi tidur REM. Pada obat antikolinergik (scopolamine) yang menghambat pengeluaran kholinergik dari lokus sereleus maka tamapk gangguan pada fase awal dan penurunan REM.
• Sistem histaminergik
Pengaruh histamin sangat sedikit mempengaruhi tidur.
• Sistem hormon
Pengaruh hormon terhadap siklus tidur dipengaruhi oleh beberapa hormone seperti ACTH, GH, TSH, dan LH. Hormon hormon ini masing-masing disekresi secara teratur oleh kelenjar pituitary anterior melalui hipotalamus patway. Sistem ini secara teratur mempengaruhi pengeluaran neurotransmitter norepinefrin, dopamin, serotonin yang bertugas menagtur mekanisme tidur dan bangun (perawat-jiwatiga.blogspot.com).

DAMPAK INSOMNIA

Insomnia dapat mengakibatkan berbagai dampak yang merugikan, yaitu:
1. Depresi
2. Kesulitan untuk berkonsentrasi
3. Aktivitas sehari-hari menjadi terganggu
4. prestasi kerja atau belajar mengalami penurunan
5. Mengalami kelelahan di siang hari
6. Hubungan interpersonal dengan orang lain menjadi buruk
7. Meningkatkan risiko kematian
8. Menyebabkan kecelakaan karena mengalami kelelahan yang berlebihan
9. Memunculkan berbagai penyakit fisik

Dampak insomnia tidak dapat di anggap remeh, karena bisa menimbulkan kondisi yang lebih serius dan membahayakan kesehatan dan keselamatan. Oleh karenanya, setiap penderita insomnia perlu mencari jalan keluar yang tepat (www.e-psikologi.com).

THERAPY
1. CBT (Cognitive Behavioral Therapy)
CBT digunakan untuk memperbaiki distorsi kognitif si penderita dalam memandang dirinya, lingkungannya, masa depannya, dan untuk meningkatkan rasa percaya dirinya sehingga si penderita merasa berdaya atau merasa bahwa dirinya masih berharga.

2. Sleep Restriction Therapy
Sleep restriction therapy digunakan untuk memperbaiki efisiensi tidur si penderita insomnia.

3. Stimulus Control Therapy
Stimulus control therapy berguna untuk mempertahankan waktu bangun pagi si penderita secara reguler dengan memperhatikan waktu tidur malam dan melarang si penderita untuk tidur pada siang hari meski hanya sesaat.

4. Relaxation Therapy
Relaxation Therapy berguna untuk membuat si penderita rileks pada saat dihadapkan pada kondisi yang penuh ketegangan.

5. Cognitive Therapy
Cognitive Therapy berguna untuk mengidentifikasi sikap dan kepercayaan si penderita yang salah mengenai tidur.

6. Imagery Training
Imagery Training berguna untuk mengganti pikiran-pikiran si penderita yang tidak menyenangkan menjadi pikiran-pikiran yang menyenangkan.

Banyak di antara para penderita insomnia karena faktor psikologis yang menggunakan obat tidur untuk mengatasi insomnianya. Namun penggunaan yang terus menerus tentu menimbulkan efek samping yang negative, baik secara fisiologis (efek terhadap organ dan fungsi organ tubuh) serta efek psikologis. Logikanya, insomnia yang disebabkan faktor psikologis, berarti factor psikologis itu lah yang harus di atasi, bukan symtomnya. Kalau kita hanya fokus mengatasi simptom-nya dengan minum berbagai obat tidur, maka ketika mata terbuka, masalah akan datang kembali, bahkan akan dirasa lebih berat karena dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi pada akar masalah.

Perlu diketahui, bahwa keberhasilan terapi tergantung dari motivasi si penderita untuk sembuh sehingga si penderita harus sabar, tekun dan bersungguh-sungguh dalam menjalani sesi terapi. Selain itu, sebaiknya terapi yang dilakukan juga diiringi dengan pemberian terapi keluarga. Hal ini disebabkan, dalam terapi keluarga, anggota keluarga si penderita dilibatkan untuk membantu kesembuhan si penderita. Dalam terapi keluarga, anggota keluarga si penderita juga diberi tahu tentang seluk beluk kondisi si penderita dan diharapkan anggota keluarganya dapat berempati untuk membantu kesembuhan si penderita.

Tindakan Keperawatan
kaji efek samping pengobatan pada pola tidur klien.
pantau pola tidur klien dan catat hubungan faktor-faktor fisik (misalnya : apnea saat tidur, sumbatan jalan nafas, nyeri/ketidaknyamanan, dan sering berkemih).
jelaskan pada klien pentingnya tidur adekuat (selama kehamilan, sakit, stress psikososial).
ajarkan klien dan keluarga untuk menghindari faktor penyebab (misal : gaya hidup, diet, aktivitas, dan faktor lingkungan).
ajarkan klien dan kelurga dalam teknik relaksasi (pijat/urut sebelum tidur, mandi air hangat, minum susu hangat).

Solusi mencegah insomnia
Insomnia karena faktor psikologis dapat dicegah dengan cara memanage stres secara positif dan jika ada mengalami masalah sebaiknya sharing pada seseorang yang dapat Anda percaya. Semoga dengan pembahasan tentang insomnia ini, dapat memberikan manfaat bagi Anda. Dengan informasi ini, diharap kita pun bisa memahami penderita insomnia dan dapat memberikan bantuan yang tepat. Perhatian dan empati terhadap penderita insomnia, bisa sedikit mengobati kegalauan emosi jiwanya.


semoga bermanfaat bagi insomnia'ers
hehe..


regards,
TyasYahya

Continue reading Insomnia